Mahendra Siregar: GTF Leaders Summit Asia Jadi Konferensi Internasional Pertama di Asia

16-Sep-2021 by Administrator

Wakil Menteri Luar Negri Mahendra Siregar menutup perhelatan akbar Global Tourism Forum  ( GTF) Leaders Summit Asia yang menjadi sinyal kuat bagi kebangkitan pariwisata bukan hanya untuk Indonesia tetapi juga dunia.

" Event hybrid ini sedemikian penting dan strategis dan jadi inovasi untuk menyelenggarakan MICE di era new normal dan jadi sinyal kuat bagi Indonesia untuk membuka kembali bisnis pariwisata," ungkap Mahendra Siregar.


 Inilah momentum untuk meninjau kembali agar kita dapat membangun kembali, tumbuh, dan sejahtera di era normal baru, tambahnya.

Menurut dia, rencana World Tourism Forum Institute ( WTFI) untuk kembali mengadakan event tahunannya di Indonesia tahun 2022 menyambut kepemimpinan RI di event G-20 juga perlu disambut dengan positif sebagai  upaya dan komitmen besar dari organisasi  ini.

" Kita menunggu detil lebih lanjut pelaksanaannya bagaimana dan untuk reopening kita mengikuti perkembangan terakhir. Kita belajar makin baik dan selalu menyiapkan diri,"  kata Mahendra Siregar.

Wamenlu tidak menyatakan secara tegas kapan pembukaan border untuk Bali seperti banyak harapan wisatawan dari berbagai belahan dunia namun pihaknya selama ini tidak tinggal diam dalam melakukan kerjasama yang kuat dan membuka travel corridor dan travel bubble.
" Di Asean dan kawasan kita aktif mendorong pelaksanaan travel corridor dan travel bubble jadi kita menyiapkan diri untuk perkembangan terakhir reopening pariwisata internasional," ungkapnya.
Bulut Bagci, President WTFI pada kesempatan penutupan ini juga menyatakan terima kasih atas penyelenggaraan GTF yang sukses dan melebihi ekspektasinya dengan komitmen tinggi dari pemerintah Indonesia.
Di sesi khusus para Menteri Asean yang dipimpin oleh Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno, mereka berbagi pengalaman dalam pembukaan kembali dan sepakat untuk segera buka border.

"Saya senang karena  penting bagi setiap pemerintahan untuk mendukung pariwisatanya. Indonesia serius dalam mendukung industri pariwisatanya dan begitu tiba di Indonesia saya merasa seperti di rumah sendiri," kata Bulut yang mengenakan pakaian adat Gorontalo, daerah asal Menparekraf Sandiaga Uno.

Bulut juga terkesan karena Indonesia memiliki banyak sekolah pariwisata dan penerbangan untuk generasi muda, mereka membutuhkan dukungan dan pendampingan, terutama dalam transformasi digital ke depannya.

"Sebagai penutup,  saya ingin mengingatkan kita untuk selalu menghargai budaya dan dinamika lokal, yang terinspirasi dari motto kami: feel global, be local!,"

Leave a Comment



You May Also Like

Leaders Summit Asia Indonesia
Wakil President Turki Fuat Oktay dan Wakil Presiden RI, Prof Ma'ruf Amin akan membuka secara resmi kegiatan Global Tourism Forum - Leaders Summit Asia di Hotel Raffles, Jakarta, 15-16 September 2021. "Kegiatan hybrid ini secara offline...
Chairman of Indonesia Tourism Forum Dr. Sapta Nirwandar awarded as Honorary Professor of Silk Road University, Uzbekistan
Chairman of Indonesia Halal lifestyle Center (IHLC) became an Honorary Professor of the “Silk Road” International University of Tourism and Cultural Heritage On December 1 of this year, at the “Silk Road” International...
Global Tourism Forum - Leaders Summit Asia Indonesia (GTF 2021)
Hybrid Event 15-16 September 2021 9am - 8pm Jakarta Time Raffles Hotel, Jakarta Opening: 1. H.E KH. Ma'ruf Amin - Vice President of the Republic of Indonesia 2. H.E Fuat Oktay - Vice President of the Republic of Turkey Keynote...